{"id":168,"date":"2026-07-18T05:24:32","date_gmt":"2026-07-18T05:24:32","guid":{"rendered":"http:\/\/i-travel.test\/?p=168"},"modified":"2026-07-22T05:09:19","modified_gmt":"2026-07-22T05:09:19","slug":"maras-taun","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/2026\/07\/18\/maras-taun\/","title":{"rendered":"Maras Taun"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"Tradisi Budaya Maras Taun Belitung (Tugas Komunikasi Budaya dan Kearifan lokal B)\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/QYaMPul89Kk?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Itu Tradisi Maras Taun?<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Secara harfiah, <strong>Maras<\/strong> berarti memotong atau Membabat, dan <strong>Taun<\/strong> berarti tahun. Jadi, Maras Taun adalah tradisi tahunan masyarakat agraris Belitung sebagai bentuk rasa syukur atas hasil panen padi yang melimpah sekaligus doa keselamatan untuk menyambut musim tanam berikutnya.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tradisi ini biasanya digelar setelah musim panen raya selesai, sekitar bulan April atau Mei. Pusat kemeriahannya sering kali berlokasi di rumah adat atau desa-desa budaya di Belitung, salah satunya di Desa Selinsing atau Desa Nyelanding.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-1 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img fetchpriority=\"high\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"563\" data-id=\"172\" src=\"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/maras-taun-75c24834-508d-41a6-aec2-472521166a2-resize-750.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-172\" srcset=\"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/maras-taun-75c24834-508d-41a6-aec2-472521166a2-resize-750.jpeg 750w, https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/maras-taun-75c24834-508d-41a6-aec2-472521166a2-resize-750-300x225.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Daya Tarik yang Wajib Anda Saksikan:<\/h3>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Prosesi Adat &amp; Doa Bersama:<\/strong> Dipimpin oleh dukun kampung (tetua adat) untuk memohon berkah.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Lelang dan Makan Lepet Bersama:<\/strong> Lepet adalah makanan khas dari beras ketan yang dibungkus daun kelapa\/daun pandan. Ukurannya bisa bervariasi dari yang kecil hingga raksasa!<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pertunjukan Seni Tradisional:<\/strong> Mulai dari tari-tarian khas Belitung, musik Gambus, hingga permainan tradisional yang menghibur warga dan wisatawan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Informasi Harga Tiket Masuk Maras Taun<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Ini dia bagian terbaiknya bagi para <em>backpacker<\/em> dan pemburu festival budaya. Karena Maras Taun adalah pesta rakyat dan tradisi budaya komunal, <strong>tidak ada tiket masuk resmi yang dipatok untuk penonton umum. <\/strong><br><strong>Catatan Penting:<\/strong> Meskipun gratis, beberapa acara Maras Taun berskala besar yang digabungkan dengan festival pariwisata daerah (misalnya konser musik nasional atau pameran UMKM khusus) terkadang memberlakukan tiket area khusus, namun untuk prosesi adat utamanya selalu bisa dinikmati secara cuma-cuma.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Berikut adalah rincian estimasi biaya saat Anda menghadiri festival ini:<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-table\"><table class=\"has-fixed-layout\"><thead><tr><td><strong>Komponen<\/strong><\/td><td><strong>Estimasi Harga<\/strong><\/td><td><strong>Keterangan<\/strong><\/td><\/tr><\/thead><tbody><tr><td><strong>Tiket Masuk Utama<\/strong><\/td><td><strong>Gratis (Rp 0)<\/strong><\/td><td>Terbuka untuk umum dan wisatawan.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Parkir Kendaraan<\/strong><\/td><td>Rp 2.000 \u2013 Rp 5.000<\/td><td>Tarif standar karang taruna\/warga lokal untuk motor\/mobil.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Kuliner &amp; Jajanan Pasar<\/strong><\/td><td>Rp 5.000 \u2013 Rp 25.000<\/td><td>Untuk mencicipi lepet khas, kue-kue tradisional, atau minuman di sekitar lokasi.<\/td><\/tr><tr><td><strong>Donasi Sukarela<\/strong><\/td><td>Seikhlasnya<\/td><td>Kadang ada kotak donasi kebersihan atau pelestarian adat di lokasi.<\/td><\/tr><\/tbody><\/table><\/figure>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-2 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"393\" data-id=\"174\" src=\"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20220327-suasana-tradisi-maras-taun-di-desa-selat-nasik-kecamatan-selat-nasik.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-174\" srcset=\"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20220327-suasana-tradisi-maras-taun-di-desa-selat-nasik-kecamatan-selat-nasik.jpg 700w, https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/20220327-suasana-tradisi-maras-taun-di-desa-selat-nasik-kecamatan-selat-nasik-300x168.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tips Berkunjung ke Festival Maras Taun<\/h2>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Agar pengalaman Anda maksimal dan tetap menghormati warga lokal, perhatikan beberapa tips berikut:<\/p>\n\n\n\n<ol start=\"1\" class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Berpakaian Sopan:<\/strong> Karena ini adalah acara adat yang sakral, kenakan pakaian yang sopan dan tertutup.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Datang Lebih Awal:<\/strong> Prosesi adat biasanya dimulai sejak pagi hari. Datang lebih awal membantu Anda mendapatkan posisi berdiri atau duduk terbaik untuk memotret.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Jaga Kebersihan:<\/strong> Selalu buang sampah makanan atau bungkus lepet Anda pada tempatnya.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Siapkan Uang Tunai:<\/strong> Di lokasi desa adat, transaksi untuk membeli makanan tradisional atau kerajinan tangan 100% menggunakan uang tunai pecahan kecil.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-gallery has-nested-images columns-default is-cropped wp-block-gallery-3 is-layout-flex wp-block-gallery-is-layout-flex\">\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"513\" data-id=\"175\" src=\"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/maras-taun-e25f4066-3aed-4ab0-95ae-99398a5519c-resize-750.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-175\" srcset=\"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/maras-taun-e25f4066-3aed-4ab0-95ae-99398a5519c-resize-750.jpeg 750w, https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-content\/uploads\/2026\/07\/maras-taun-e25f4066-3aed-4ab0-95ae-99398a5519c-resize-750-300x205.jpeg 300w\" sizes=\"(max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><\/figure>\n<\/figure>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Menghadiri Maras Taun bukan sekadar menonton pertunjukan, tapi tentang merasakan kehangatan, keramahan, dan rasa syukur masyarakat Belitung yang masih terjaga erat hingga kini.Waktu Terbaik<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Waktu Puncak (Pagi Hari):<\/strong> Jika Anda sudah berada di desa lokasi acara, datanglah sejak pagi hari sekitar pukul <strong>07.30 \u2013 10.00 WIB<\/strong>. Pada jam-jam inilah prosesi ritual adat yang paling sakral dimulai, seperti doa bersama yang dipimpin dukun kampung, pemotongan lepet raksasa, hingga pembersihan alat-alat adat.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Bulan Pelaksanaan (April \u2013 Mei):<\/strong> Tradisi ini selalu digelar setelah musim panen padi ladang selesai sepenuhnya. Secara garis besar, puncak rangkaian acara tahunan ini biasanya jatuh di antara bulan April hingga Mei setiap tahunnya. Karena tanggal pastinya ditentukan berdasarkan kesepakatan para tetua adat setempat, sangat disarankan untuk memeriksa kalender event pariwisata resmi Kabupaten Belitung beberapa bulan sebelum keberangkatan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Tempat Terbaik<\/h3>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\">Tradisi Maras Taun dirayakan di hampir seluruh desa-desa tua atau desa adat di Pulau Belitung. Namun, ada beberapa lokasi utama yang menyelenggarakan perayaan ini secara kolosal dan paling ramai dikunjungi wisatawan:<\/p>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kecamatan Sijuk (Desa Selinsing &amp; Sekitarnya)<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Kecamatan Sijuk merupakan salah satu pusat kebudayaan tua di Belitung. Perayaan Maras Taun di wilayah ini biasanya dikemas sangat meriah karena memadukan ritual adat asli masyarakat agraris dengan berbagai pertunjukan kesenian tradisional Belitung yang lengkap seperti tari menanam padi dan musik gambus.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p class=\"wp-block-paragraph\"><strong>Kecamatan Membalong<\/strong><\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Bagi Anda yang ingin melihat prosesi yang masih sangat kental dengan nuansa magis dan tradisional yang belum banyak terpengaruh modernisasi, desa-desa di Kecamatan Membalong adalah tempatnya. Ritual adat di sini berjalan sangat khidmat dan kental dengan nilai gotong royong warga lokal.<br>RUMA ADAT BELITONGKlik untuk membuka panel samping guna melihat informasi selengkapnya <strong>(Pusat Kota Tanjungpandan)<\/strong><\/li>\n\n\n\n<li>Bagi Anda yang tidak sempat berkunjung langsung ke area pedesaan, replika rumah adat yang terletak di pusat kota ini sering kali menjadi lokasi penyelenggaraan simbolis atau festival budaya pendukung Maras Taun berskala kabupaten. Tempat ini sangat strategis dan mudah diakses jika Anda menginap di sekitar pusat kota Tanjungpandan.<\/li>\n<\/ul>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apa Itu Tradisi Maras Taun? Secara harfiah, Maras berarti memotong atau Membabat, dan Taun berarti tahun. Jadi, Maras Taun adalah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[7],"tags":[],"class_list":["post-168","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wisata-budaya"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=168"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":317,"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/168\/revisions\/317"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=168"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=168"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/I-Travel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=168"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}