Sumber: YouTube
Pulau Lengkuas merupakan salah satu destinasi wisata paling terkenal di Belitung yang berada di Kecamatan Sijuk, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Pulau kecil yang berjarak sekitar 20 menit perjalanan menggunakan perahu dari Pantai Tanjung Kelayang ini menawarkan perpaduan sempurna antara keindahan alam, sejarah, dan aktivitas wisata bahari.
Daya tarik utama Pulau Lengkuas adalah mercusuar peninggalan Belanda yang dibangun pada tahun 1882 dan masih berfungsi sebagai penunjuk navigasi kapal hingga saat ini. Pengunjung dapat menaiki ratusan anak tangga menuju puncak mercusuar untuk menikmati panorama 360 derajat yang menampilkan hamparan laut biru, gugusan pulau-pulau kecil, serta batu granit raksasa yang menjadi ciri khas pesisir Belitung.
Selain mercusuar bersejarah, Pulau Lengkuas juga terkenal dengan pasir putih yang lembut, air laut yang jernih berwarna biru kehijauan, dan ekosistem bawah laut yang masih alami. Aktivitas seperti snorkeling, berenang, island hopping, hingga berfoto di antara batu granit eksotis menjadi pengalaman yang tidak boleh dilewatkan. Perairannya yang relatif tenang menjadikan pulau ini cocok dikunjungi oleh wisatawan keluarga maupun pecinta wisata bahari.
Pulau Lengkuas merupakan bagian dari paket island hopping Belitung yang biasanya dikombinasikan dengan kunjungan ke Pulau Batu Berlayar, Pulau Pasir, dan Pulau Kepayang. Waktu terbaik untuk berkunjung adalah pada musim kemarau, antara April hingga Oktober, ketika cuaca cerah dan kondisi laut lebih tenang sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman.
Bagi Anda yang ingin menikmati pesona alam Belitung yang autentik, Pulau Lengkuas adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar perjalanan. Keindahan laut tropis, mercusuar bersejarah, serta panorama alam yang memukau menjadikan pulau ini sebagai salah satu ikon pariwisata Belitung yang selalu meninggalkan kesan mendalam bagi setiap pengunjung.
Sejarah Pulau Lengkuas Dan Mercusuar Yang Legendaris

Sumber:Google
Asal Usul Nama Pulau Lengkuas
Nama Pulau Lengkuas dipercaya berasal dari tanaman lengkuas (Alpinia galanga) yang pada masa lalu tumbuh di kawasan pulau ini. Seiring berjalannya waktu, nama tersebut tetap digunakan oleh masyarakat setempat hingga sekarang dan menjadi identitas salah satu pulau wisata paling populer di Belitung.
Sejarah Pembangunan Mercusuar
Mercusuar Pulau Lengkuas dibangun pada tahun 1882 oleh Pemerintah Kolonial Belanda. Pada masa itu, Belitung merupakan daerah penting penghasil timah yang menjadi salah satu komoditas ekspor utama Hindia Belanda. Jalur pelayaran di sekitar Pulau Lengkuas menjadi sangat ramai oleh kapal dagang yang mengangkut hasil tambang menuju berbagai wilayah di Asia dan Eropa.
Untuk meningkatkan keselamatan pelayaran, dibangunlah sebuah mercusuar dengan konstruksi baja yang kokoh. Menara ini berfungsi sebagai penunjuk arah bagi kapal-kapal yang melintasi perairan Belitung, terutama pada malam hari atau saat cuaca buruk. Hingga kini, mercusuar tersebut masih aktif digunakan sebagai sarana navigasi laut dan menjadi salah satu mercusuar tertua yang masih beroperasi di Indonesia.
Ikon Bersejarah yang Tetap Berdiri Kokoh
Mercusuar Pulau Lengkuas memiliki tinggi sekitar 70 meter dengan 313 anak tangga yang menghubungkan beberapa tingkat hingga ke puncak menara. Dari atas mercusuar, pengunjung dapat menikmati panorama 360 derajat yang menampilkan laut biru, gugusan pulau-pulau kecil, serta formasi batu granit khas Belitung yang menjadi daya tarik utama kawasan ini.
Meski telah berusia lebih dari 140 tahun, bangunan mercusuar tetap terawat dan menjadi salah satu ikon sejarah sekaligus simbol pariwisata Belitung.
Pulau Lengkuas sebagai Destinasi Wisata
Saat ini Pulau Lengkuas menjadi tujuan favorit wisatawan yang mengikuti paket island hopping di Belitung. Selain mengunjungi mercusuar, wisatawan dapat menikmati berbagai aktivitas menarik seperti:
- Snorkeling di perairan yang jernih dengan terumbu karang yang masih alami.
- Berenang di pantai berpasir putih.
- Berfoto dengan latar batu granit raksasa khas Belitung.
- Menikmati panorama laut dari puncak mercusuar.
- Menjelajahi pulau kecil yang masih asri dan alami.
Keindahan alam yang dipadukan dengan nilai sejarah menjadikan Pulau Lengkuas sebagai salah satu destinasi wisata unggulan di Belitung yang selalu menarik perhatian wisatawan domestik maupun mancanegara.
Daya Tarik Pulau Lengkuas
Beberapa alasan mengapa Pulau Lengkuas menjadi destinasi favorit wisatawan antara lain:
- Mercusuar bersejarah yang masih aktif sejak tahun 1882.
- Panorama laut tropis dengan air yang jernih berwarna biru kehijauan.
- Formasi batu granit alami yang menjadi ciri khas Pulau Belitung.
- Spot snorkeling dengan keanekaragaman biota laut.
- Lokasi yang mudah dijangkau melalui perjalanan perahu dari Pantai Tanjung Kelayang.
Waktu Terbaik Berkunjung
Waktu terbaik untuk mengunjungi Pulau Lengkuas adalah antara April hingga Oktober, ketika cuaca cenderung cerah dan kondisi laut lebih tenang. Pada musim ini, aktivitas island hopping, snorkeling, dan fotografi dapat dinikmati secara maksimal dengan pemandangan langit yang lebih bersih.