{"id":54,"date":"2026-07-20T03:01:17","date_gmt":"2026-07-20T03:01:17","guid":{"rendered":"http:\/\/asyaromnatureplan.test\/?p=54"},"modified":"2026-07-20T03:06:31","modified_gmt":"2026-07-20T03:06:31","slug":"batu-baginde-sang-granit-raksasa-di-belitong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/asyaromnatureplan\/2026\/07\/20\/batu-baginde-sang-granit-raksasa-di-belitong\/","title":{"rendered":"Batu Baginde"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-block-embed-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe title=\"Batu Baginde Belitung Selatan, Granit Raksasa di Tengah Hutan dengan Panorama Membalong yang Eksotis\" width=\"500\" height=\"281\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/ntOFUsdJ6RM?feature=oembed\" frameborder=\"0\" allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" referrerpolicy=\"strict-origin-when-cross-origin\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n\n\n\n<p>Sumber:YouTube<\/p>\n\n\n\n<p>Batu Baginde merupakan salah satu objek wisata alam yang terletak di Desa Padang Kandis, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Tempat ini dikenal karena memiliki dua bongkahan batu granit raksasa yang berdiri berdampingan di atas sebuah bukit. Dari puncak Batu Baginde, pengunjung dapat menikmati pemandangan perbukitan hijau, hutan, serta hamparan alam Belitung yang indah.<\/p>\n\n\n\n<p>Nama Batu Baginde berasal dari legenda masyarakat setempat tentang dua orang bangsawan atau \u201cbaginde\u201d yang dikisahkan berubah menjadi batu. Cerita rakyat tersebut diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari kekayaan budaya masyarakat Belitung. Selain memiliki nilai sejarah dan budaya, kawasan ini juga menjadi salah satu ikon wisata alam di bagian selatan Pulau Belitung.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mencapai puncak Batu Baginde, pengunjung harus menaiki ratusan anak tangga yang telah disediakan. Meskipun perjalanan cukup menantang, keindahan panorama dari atas bukit menjadi daya tarik utama bagi wisatawan. Batu Baginde juga sering dijadikan lokasi fotografi, wisata petualangan ringan, dan tempat menikmati matahari terbit maupun terbenam.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Apa Keunikan Batu Baginde Dari Batu Lainnya?<\/h2>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Berada di atas bukit<\/strong>, bukan di tepi pantai. Sebagian besar batu granit ikonik Belitung, seperti yang ada di Pantai Tanjung Tinggi atau Pantai Tanjung Kelayang, berada di pesisir. Batu Baginde justru berdiri di puncak bukit, sehingga menawarkan panorama perbukitan dan hutan yang luas.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Memiliki dua bongkahan granit raksasa yang berdampingan.<\/strong> Bentuk kedua batu ini tampak mencolok dan menjadi ciri khas Batu Baginde. Dari kejauhan, keduanya terlihat seperti dua sosok yang berdiri berdampingan, sehingga melahirkan cerita rakyat tentang \u201cBaginde\u201d.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Memiliki nilai legenda yang kuat.<\/strong> Batu Baginde tidak hanya dikenal karena keindahan alamnya, tetapi juga karena legenda masyarakat setempat yang menceritakan dua bangsawan (baginde) yang dikutuk atau berubah menjadi batu. Kisah ini menjadi bagian dari identitas budaya kawasan tersebut.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menyajikan wisata petualangan ringan.<\/strong> Untuk mencapai puncaknya, pengunjung harus menaiki ratusan anak tangga. Aktivitas ini memberikan pengalaman berbeda dibandingkan wisata batu granit di pantai yang umumnya mudah diakses.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Menawarkan panorama 360 derajat.<\/strong> Dari puncak Batu Baginde, pengunjung dapat menikmati pemandangan hutan, perbukitan, dan pedesaan Belitung dari ketinggian. Pemandangan seperti ini tidak dapat ditemukan di kawasan batu granit pesisir yang lebih menonjolkan panorama laut.   <\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Keunikan utama Batu Baginde terletak pada <strong>kombinasi bentang alam perbukitan, dua batu granit raksasa yang berdampingan, serta legenda lokal yang menyertainya<\/strong>. Perpaduan antara nilai geologi, keindahan alam, dan cerita rakyat menjadikan Batu Baginde memiliki karakter yang berbeda dari objek wisata batu granit lainnya di Belitung.<\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Legenda Turun-Temurun Batu Baginde<\/h2>\n\n\n\n<p>Menurut cerita rakyat masyarakat Belitung, Batu Baginde berasal dari kisah dua orang bangsawan atau <strong>baginde<\/strong> yang hidup pada masa lampau. Keduanya dikenal memiliki sifat sombong dan sering menggunakan kekuasaan mereka untuk kepentingan pribadi. Dalam beberapa versi cerita, kedua baginde juga terlibat dalam perselisihan dan mengabaikan nilai-nilai kebaikan serta kebijaksanaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena kesombongan dan perbuatan mereka, kedua baginde kemudian mendapat kutukan. Mereka berubah menjadi dua bongkahan batu granit raksasa yang berdiri berdampingan di atas sebuah bukit. Batu-batu tersebut dipercaya menjadi pengingat agar manusia tidak bersikap angkuh, serakah, atau menyalahgunakan kekuasaan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hingga kini, legenda Batu Baginde masih diceritakan secara turun-temurun oleh masyarakat Belitung sebagai bagian dari warisan budaya daerah. Meskipun kisah ini tidak dapat dibuktikan secara historis, legenda tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang berkunjung. Selain menikmati keindahan alam, pengunjung juga dapat mengenal nilai-nilai moral yang terkandung dalam cerita rakyat Batu Baginde.<\/p>\n\n\n\n<details class=\"wp-block-details is-layout-flow wp-block-details-is-layout-flow\"><summary>Sumber:<\/summary>\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung, <em>Keindahan Belitung dari Atas Batu Baginde<\/em> (2018), yang menjelaskan kepercayaan masyarakat bahwa Batu Baginde terdiri atas batu \u201cpria\u201d dan \u201cwanita\u201d serta menjadi situs yang diselimuti berbagai legenda. <\/li>\n\n\n\n<li>Le Da (Legenda Daerah Bangka Belitung), portal pelestarian cerita rakyat Bangka Belitung yang menjelaskan bahwa legenda daerah diwariskan secara turun-temurun melalui tradisi lisan.<\/li>\n<\/ol>\n<\/details>\n\n\n\n<p><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sumber:YouTube Batu Baginde merupakan salah satu objek wisata alam yang terletak di Desa Padang Kandis, Kecamatan Membalong, Kabupaten Belitung, Provinsi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"site-sidebar-layout":"default","site-content-layout":"","ast-site-content-layout":"default","site-content-style":"default","site-sidebar-style":"default","ast-global-header-display":"","ast-banner-title-visibility":"","ast-main-header-display":"","ast-hfb-above-header-display":"","ast-hfb-below-header-display":"","ast-hfb-mobile-header-display":"","site-post-title":"","ast-breadcrumbs-content":"","ast-featured-img":"","footer-sml-layout":"","ast-disable-related-posts":"","theme-transparent-header-meta":"","adv-header-id-meta":"","stick-header-meta":"","header-above-stick-meta":"","header-main-stick-meta":"","header-below-stick-meta":"","astra-migrate-meta-layouts":"default","ast-page-background-enabled":"default","ast-page-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-5)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"ast-content-background-meta":{"desktop":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"tablet":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""},"mobile":{"background-color":"var(--ast-global-color-4)","background-image":"","background-repeat":"repeat","background-position":"center center","background-size":"auto","background-attachment":"scroll","background-type":"","background-media":"","overlay-type":"","overlay-color":"","overlay-opacity":"","overlay-gradient":""}},"footnotes":""},"categories":[5],"tags":[12,11,10,8,9,7],"class_list":["post-54","post","type-post","status-publish","format-standard","hentry","category-wisata-alam","tag-alam","tag-baginde","tag-batu","tag-belitung","tag-membalong","tag-wisata"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/asyaromnatureplan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/asyaromnatureplan\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/asyaromnatureplan\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/asyaromnatureplan\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/asyaromnatureplan\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=54"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/asyaromnatureplan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":57,"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/asyaromnatureplan\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/54\/revisions\/57"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/asyaromnatureplan\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=54"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/asyaromnatureplan\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=54"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/tourismbpvpbelitung.com\/asyaromnatureplan\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=54"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}