
Gunung Tajam merupakan gunung tertinggi di Pulau Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dengan ketinggian sekitar 510 meter di atas permukaan laut. Gunung ini terletak di wilayah Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, dan menjadi salah satu ikon alam sekaligus kawasan konservasi yang penting bagi masyarakat setempat.
Secara geologi, Gunung Tajam merupakan gunung non-vulkanik yang tersusun terutama oleh batuan pasir kuarsa dan batuan sedimen tua yang berasal dari Formasi Gunung Tajam. Umur batuan di kawasan ini diperkirakan mencapai lebih dari 250 juta tahun, sehingga memiliki nilai ilmiah yang tinggi dan menjadi bagian dari kawasan Belitong UNESCO Global Geopark.

Selain memiliki keindahan alam, Gunung Tajam juga menyimpan nilai sejarah dan budaya. Di kawasan ini terdapat makam yang diyakini sebagai tempat peristirahatan seorang tokoh penyebar agama Islam di Belitung, yang dalam berbagai tradisi lisan dikenal sebagai Syekh Gunung Tajam, meskipun identitas beliau memiliki beberapa versi dalam sumber sejarah. Makam tersebut hingga kini menjadi tujuan ziarah masyarakat dari berbagai daerah.
Lingkungan Gunung Tajam didominasi oleh hutan tropis yang masih alami dan menjadi habitat berbagai jenis flora dan fauna. Di kawasan ini juga terdapat Air Terjun Gurok Beraye yang menjadi salah satu daya tarik wisata alam. Puncak Gunung Tajam menawarkan panorama perbukitan, hutan, dan pesisir Pulau Belitung sehingga banyak diminati oleh para pendaki dan pecinta alam.
Saat ini, Gunung Tajam menjadi salah satu destinasi wisata alam, budaya, dan edukasi geologi yang penting di Pulau Belitung. Keberadaannya tidak hanya berfungsi sebagai kawasan resapan air dan pelestarian keanekaragaman hayati, tetapi juga sebagai warisan alam yang mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan di Kepulauan Bangka Belitung.
Gurok Beraye di Gunung Tajam, Belitung

Gurok Beraye merupakan air terjun alami yang berada di kawasan Gunung Tajam, gunung tertinggi di Pulau Belitung, tepatnya di Desa Kacang Butor, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Destinasi ini dikenal karena suasana hutannya yang masih asri, airnya yang jernih, serta menjadi salah satu tujuan wisata alam favorit bagi pecinta petualangan dan pendakian.
Air Terjun Gurok Beraye berada di kaki Gunung Tajam dan dikelilingi hutan tropis yang masih terjaga. Aliran airnya berasal dari mata air pegunungan sehingga tetap mengalir sepanjang tahun. Di bawah air terjun terdapat kolam alami yang sering dimanfaatkan pengunjung untuk berenang atau sekadar menikmati kesegaran air pegunungan. Kawasan ini juga menjadi habitat berbagai jenis burung, kupu-kupu, dan satwa liar khas Belitung.
Untuk mencapai lokasi, pengunjung harus berjalan kaki menyusuri jalur setapak dari area parkir. Perjalanan menuju air terjun menawarkan pemandangan hutan yang rindang dan udara yang sejuk. Dari Gurok Beraye, wisatawan juga dapat melanjutkan perjalanan menuju puncak Gunung Tajam melalui jalur pendakian yang telah tersedia.
Selain keindahan alamnya, kawasan Gunung Tajam memiliki nilai sejarah dan budaya. Di sekitar puncak gunung terdapat makam Syekh Abubakar Abdullah yang dipercaya sebagai salah satu penyebar agama Islam di Pulau Belitung. Karena itu, banyak wisatawan yang menggabungkan wisata alam di Gurok Beraye dengan pendakian dan ziarah ke kawasan puncak Gunung Tajam.
Gunung Tajam terletak di Desa Kacang Butor, Kecamatan Badau, Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Gunung ini merupakan titik tertinggi di Pulau Belitung dengan ketinggian sekitar 510 meter di atas permukaan laut.
Lokasinya berjarak sekitar 30 km dari Kota Tanjungpandan, dan dapat ditempuh dengan kendaraan menuju Dusun Air Begantung, kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki melalui jalur pendakian menuju kawasan Gunung Tajam. Di kawasan ini terdapat beberapa daya tarik wisata.